
Jakarta, KI_Info – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan berpartisipasi dalam Pelatihan Sertifikasi Mediator di Bidang Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pada 5–8 April 2026, bertempat di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum se-Indonesia sebagai upaya strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang penyelesaian sengketa kekayaan intelektual secara non-litigasi. Pelatihan ini menjadi penting seiring meningkatnya potensi sengketa kekayaan intelektual yang membutuhkan penyelesaian cepat, efektif, dan berbiaya terjangkau melalui mekanisme mediasi.
Materi pelatihan disusun secara komprehensif, mencakup pemahaman regulasi, khususnya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, kode etik mediator, serta penguatan keterampilan praktis melalui simulasi dan roleplay. Peserta dibekali kemampuan komunikasi, negosiasi, dan problem solving sebagai kompetensi utama dalam menjalankan peran mediator.
Melalui keterlibatan aktif dalam simulasi mediasi, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola konflik, menggali kepentingan para pihak, serta merumuskan kesepakatan damai yang berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan tugas di daerah, khususnya dalam mendukung fungsi pelayanan hukum di bidang kekayaan intelektual.
Partisipasi aktif dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Kanwil Kemenkum Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kualitas layanan hukum kepada masyarakat. Hasil pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata guna mendorong penyelesaian sengketa kekayaan intelektual yang lebih efektif, mengurangi beban litigasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan hukum pemerintah.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam penguatan kapasitas aparatur di bidang kekayaan intelektual. (Humas Kemenkum Kalsel, kontributor: Bidang KI, ed: Eko/Devin)







