
Banjarmasin, KI_Info – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan melalui Tim Pelayanan Kekayaan Intelektual melaksanakan koordinasi terkait pendaftaran merek kolektif Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tabalong, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan dilaksanakan melalui audiensi dan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tabalong serta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong sebagai upaya mendorong perlindungan hukum dan peningkatan daya saing produk lokal melalui pemanfaatan Kekayaan Intelektual.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Kalsel memberikan pendampingan teknis, sosialisasi, serta fasilitasi proses pengajuan pendaftaran merek kolektif. Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa berperan dalam menggali potensi produk unggulan desa, dan Dinas Koperasi melakukan pembinaan serta pemetaan kesiapan pelaku usaha dalam pengajuan merek kolektif.
Berdasarkan hasil koordinasi, terdapat 131 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tabalong, dengan 27 gerai aktif yang telah berjalan. Dari jumlah tersebut, direncanakan pengajuan sebanyak 131 merek kolektif sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas usaha koperasi desa secara menyeluruh.
Selain itu, Dinas Koperasi Kabupaten Tabalong juga merencanakan pelaksanaan bimbingan teknis bagi seluruh koperasi di wilayahnya yang akan difasilitasi oleh Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Kalsel, guna memberikan pemahaman komprehensif terkait pentingnya perlindungan dan tata cara pendaftaran merek kolektif.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para pemangku kepentingan dan menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan sinergi serta mendorong percepatan pendaftaran merek kolektif sebagai bagian dari penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual di daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendaftaran merek kolektif KDMP di Kabupaten Tabalong dapat berjalan optimal serta memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi produk-produk lokal. (Humas Kemenkum Kalsel, kontributor: Bidang KI, ed: Eko/Devin)




